Batu Alam Yang Cocok Untuk Dinding
KINI, batu
alam tidak sekedar berfungsi sebagai material dinding atau lantai. Berbagai
rumah dan bangunan lain memanfaatkannya sebagai elemen dekoratif. Biasanya
diaplikasikan untuk dinding dan lantai eksterior rumah. Beberapa jenis batu,
lebih banyak diaplikasikan pada taman.
Umumnya, batu alam dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu batu keras
dan batu lunak. Pengelompokkan tersebut didasarkan pada kekuatan dan tingkat
porositasnya. Batuan keras berusia lebih tua, sehingga lebih keras dari batu
lunak.
Batu
andesit, marmer, dan granit, adalah yang termasuk jenis-jenis batu keras.
Sedangkan yang termasuk batu lunak antara lain, batu paras, palimanan, dan batu
candi. Jenis-jenis batu ini, juga memiliki tipe-tipe tertentu, sesuai dengan
bentuk dan motifnya. Seperti batu andesit garis, yang merupakan batu andesit
bermotif garis. Selain batu-batu tersebut, batu koral dan batu kali juga banyak
diminati.
Pemasangan batu alam untuk dinding dan lantai, tidak dapat
disamakan. Sebagai material untuk lantai, tentunya harus dipilih batu yang berpermukaan
halus. Paling tidak, teksturnya tidak tajam. Hal ini tentunya dimaksudkan, agar
tidak melukai kaki ketika diinjak. Pilihan jenis batu yang cocok, antara lain,
batu palimanan, paras, marmer, andesit, dan batu koral.
Untuk penggunaan pada dinding, ragam dan jenis batu bisa lebih
banyak. Jenis batu yang digunakan untuk lantai, juga bisa digunakan untuk
dinding. Batu-batu dengan tekstur kasar pun bisa digunakan. Tekstur kasar boleh
diaplikasikan untuk dinding, karena dinding tidak untuk diinjak. Sehingga kecil
kemungkinannya dapat melukai.
Comments
Post a Comment